Mukjizat Ilmiah Al-Quran Suci

Mukjizat Ilmiah Al-Quran Suci

Al-Qur’an Suci, yang merupakan kitab Allah, diturunkan kepada Nabi Suci Muhammad (saw) melalui Malaikat Jibril lebih dari 1400 tahun yang lalu. Al-Qur’an tidak diturunkan dalam satu wahyu tunggal sebagai buku lengkap, melainkan butuh 23 tahun untuk seluruh Quran untuk menyelesaikannya. Al-Qur’an telah dibagi menjadi 114 bab yang juga disebut Surah. Ini memiliki 6.236 ayat yang juga disebut Ayats. Ayat-ayat dan Surah yang berbeda-beda diungkapkan menurut keadaan untuk memberikan bimbingan kepada Nabi sehubungan dengan peristiwa tertentu, keyakinan, atau pertanyaan yang diajukan oleh non-Muslim.

Wahyu Pertama:
Ayan pertama terungkap di sebuah gua yang disebut ‘Hira’ di mana Nabi (saw) biasa bermeditasi dan berdoa dalam pengasingan. Itu adalah tahun 610 M ketika Nabi pada usia 40 tahun dan sibuk dalam kontemplasi bahwa Malaikat Jibril muncul di hadapannya dan berkata “Iqra” (Baca). “Saya tidak bisa membaca”, jawab nabi. Malaikat memeluknya dengan kuat dan lagi berkata “Iqra” yang Nabi Muhammad berikan jawaban yang sama. Gabriel memeluknya dengan lebih banyak kekuatan dan memerintahkan untuk mengulanginya dan membaca ayat-ayat berikut. Kali ini, Muhammad mengulanginya cara cepat membaca alquran.

“Baca dalam nama Tuhanmu, Siapa yang telah menciptakan
Manusia yang diciptakan, keluar dari sel darah beku:
Dan bacalah, Tuhan Yang Maha Besar, –
Yang mengajarkan (penggunaan) pena, –
Dia mengajarkan apa yang dia tidak tahu. ”

Kata pertama Iqra yang berarti Baca dalam wahyu pertama juga memberi kesaksian tentang pentingnya pendidikan dalam Islam.

Mukjizat Quran

Al-Qur’an menyediakan petunjuk dalam setiap aspek kehidupan. Ini adalah buku yang dimaksudkan untuk membimbing seluruh umat manusia dan semua generasi yang akan datang. Apakah itu kehidupan pribadi, sosial, ekonomi atau politik, Al-Quran menawarkan bimbingan dan wawasan yang lengkap. Karena Quran adalah kata-kata langsung dari Allah diturunkan kepada nabi suci dan kemudian ditranskripsikan, tidak ada keraguan dalam faktualitas ajaran atau ramalannya.

Keajaiban Ilmiah:
Ilmu pengetahuan modern telah mengkonfirmasi banyak peristiwa yang diprediksi empat belas abad yang lalu. Al-Qur’an mengatakan:

“Dia adalah pencipta langit dan bumi.” (6: 101)

Ilmu pengetahuan kontemporer telah mencapai kesimpulan bahwa alam semesta muncul sebagai akibat ledakan besar yang dikenal sebagai “big bang” yang terjadi dalam waktu singkat.

Al-Quran berbicara tentang perluasan alam semesta pada saat astronomi masih dalam masa pertumbuhan.

“Dan Kami lah yang telah membangun surga dengan kekuatan, dan sesungguhnya, Kami-lah yang terus mengembangkannya.” (Al-Quran, 51:47)

Kata “surga” telah digunakan dalam arti ruang dan alam semesta di beberapa tempat di Al-Quran. Hari ini, sains modern telah sampai pada kesimpulan bahwa alam semesta mengembang.

Al-Quran juga memberitahu kita tentang Relativitas waktu, kebulatan Bumi, proporsi hujan, lapisan atmosfer dan banyak fakta lain yang telah dibuktikan oleh sains modern.

Keajaiban Keunikan:
Ini adalah keajaiban terbesar dari Quran. Orang-orang Arab pada masa nabi adalah para penyair besar dan pembicara yang fasih dan sangat bangga dengan bahasa mereka. Mereka akan menyebut Quran sebagai buku buatan. Allah menantang mereka dalam Al Qur’an.

“Apakah mereka berkata, Dia telah mengarangnya? ‘Katakan,’ Kalau begitu bawalah sepuluh surat seperti itu, dibuat, dan panggil siapa saja yang kamu bisa, selain Allah, haruskah kamu jujur. ‘” (11:13)

Di tempat lain, Al-Qur’an mengatakan:

“Katakanlah: Jika seluruh umat manusia dan Jinn berkumpul bersama untuk menghasilkan yang serupa dengan Al Qur’an ini, mereka tidak dapat menghasilkannya, bahkan jika mereka saling mendukung dengan bantuan dan dukungan.” (Al-Quran, 17:88)

Orang-orang yang ragu di dunia ditantang di Al-Qur’an untuk menghasilkan buku seperti itu dan tidak menghasilkan apa-apa.

Keajaiban pelestarian:
Quran adalah satu-satunya buku yang sepenuhnya utuh sejak wahyu. Tidak satu kata pun telah ditambahkan, dihapus atau diubah di dalamnya. Allah berfirman dalam Quran.

“Kami, tanpa ragu, mengirim Pesan; dan Kami pasti akan menjaganya (dari korupsi) ”(15: 9).

Jutaan umat Islam di seluruh dunia telah menghafal kata Quran dengan kata yang juga merupakan sumber utama pelestarian.

Tidak ada kontradiksi:
Al-Quran bebas dari kontradiksi. Tidak ada pernyataan yang kontradiktif, baik dalam penjelasan ilmiah, geologi, fakta sejarah atau peristiwa, atau nubuat. Al-Qur’an mengatakan:

“Seandainya itu dari selain Allah, mereka pasti, telah menemukan di dalamnya (Al Qur’an) banyak kontradiksi.” (Al-Quran, 4:82)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *